Resume Statistik Pendidikan
A. Pengertian Statistik
Statistik dalam arti sempit dapat diartikan sebagai data tetapi dalam arti luas statistik dapat diartikan sebagai alat. Alat untuk analisis & alat untuk membuat keputusan.
Statistika merupakan salah satu ilmu matematika yang sering. digunakan dalam analuıs data.
Statistik adalah alat pengolah kumpulan bahan keterangan (data), baik i berwujud angka (data kuantitatif), maupun yang tidak berwujud angka (data kualitatif) yang mempunyai arti penting dan kegunaan yg besar dalam memberi gambaran tentang Puatu keadaan.
Dengan demikian statiska adalah ilmu yang mempelajari statistika, yaitu ilmu & mempelajari bagaimana caranya mengumpulkan data, menyederhanakan data, menyajikan data, & membuat kesimpulan berdasarkan informası yang diperoleh dari sampel.
Statistik merupakan alat bantu untuk memberikan gambaran atas suatu kegadian melalui bentuk yang sederhana, baik vaerupa angka maupun grafik.
Menurut Irianto (1988:2) "Statistik dapat dikatakan sebagai sekumpulan cara maupun aturan yang berkaitan dgn pengumpulan pengolahan penarikan kesimpulan atas data yang berbentuk angka dengan menggunakan suatu asumsi tertentu.
Dapat dikatakan bahwa statistik pada dasarnya merupakan suatu prosedur untuk mengolah informasi (data) kuantitatif sedemikian rupa sehingga informasi tersebut mempunyai arti yang lebih jelas.
Menurut Rangluti (2017:3) statistik adalah ilmu yang mempelajari metode pengumpulan data penyajian data, sampai kepata penarikan besimpulan.
Sumber :
Drs. Syafril. Statistik Pendidikan. 2019. Padang : PRENAMEDIA GROUP
Statistika adalah sebuah kata yang berasal dari "status" (bahasa latin) yang artinya negara (
state). Pada saat itu statiska diidentifikasi sbg tampilan data 2 grafik mengenai situasi yang berlaku disuatu negara baik itu kondisi ekonomi, demografis, ataupun politik (Johnson & Battacharyyya. 2010).
Seiring perkembangan zaman, statiska dijadikan sbg subjek dalam menyediakan prinsip-prinsip & metodologi guna merancang penelihan (dimulai dari pen proses pengumpulan data, meringkas / dan menafsirkan data serta menarik kesimpulan/melakukan generalisasi)
Berbagai penulis buku terkait statiska menafsirkan bahwa berkaitan dg cara memerlakukan data. Seperti pada karya Walpole (2015) atau menurut Supranto (2016) bahwa statistika didefenisikan sebagai ilmu yang membahas tentang tahapan yang digunakan dalam pengumpulan penyajian, analisis, atau analisis data pengujian hipotesis serta cara kesimpulan berdasarkan konsep probabilitas.
Menurut Abdullah & Sutanto (2015) "Statistik didefenisikan sbg nilai yang telah dihitung dari data sampel untuk menaksır nilai parameter milik populasi.
Menurut Supranto, 2016 Statistik merupakan data atau ringkasan yang berbentuk nilai/angka.
Menurut Sutikno dan Ratnaningsing, 2019 Statistik adalah sekumpulan data (berupa bilangan/bukan) yang disajikan dalam tabel atau gambar untuk mendeskripsikan suatu persoalan.
Jadi, berdasarkan konsep-konsep tsb dapat disimpulkan bahwa statiska adalah cabang ilmu matematika yang mempelajari tentang cara memperlakukan data, mulai dari pengumpulan hingga penarikan kesimpulan. Sedangkan, Statistik adalah sekumpulan data yang disajikan untuk mendeskripsikan data sampel.
Pandangan lain mengatakan bahwa stahska pendidikan adalah ilmu tentang prinsip, metode, atau prosedur dalam pengumpulan penyajian, pengujian telaah data hingga penarikan kesimpulan dalam persoalan yang berkaitan dgn pendidikan (Machali, 2018).
Statiska didunia pendidikan menurut Otok & Retraningsih (2016) digunakan untuk kegiatan yang berkaitan dg metode, prinsip atau prosedur yang digunakan untuk kegiatan mengumpulkan, menganalisa dan mendeskripsikan data-data pendidikan.
Berdasarkan sumber-sumber tsb dapat didefensikan bahwa statiska pendidikan adalah penerapan statistika untuk persoalan di bidang pendidikan.
B. Macam-macam Data
a. Menurut Sifatnya yaitu dikelompokkan dalam 2 kelompok yaknj data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dinyatakan dalam bentuk atribut (bukan angka), Sedangkan data kuantitatif dinyatakan dalam bentuk angka.
b. Menurut Cara Memperoleh nya yaitu dibedakan menjadi data primer dan data sekunder.
Data primer merupakan data yang diperoleh dgn mengumpulkan secara langsung oleh peneliti dari sumber datanya.
Data sekunder merupakan data yang diperoleh secara tidak langsung / dgn kata lain dapat diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, laporan dinas, pengumpul data, dll.
Sumber:
Zainatul Mutarrikoh, Statiska Pendidikan. 2020. CV. Jakad Media Publishing.
C. Pengumpulan Data
Dilihat dari aspek luainya objek penelitian, pengumpulan data dapat dilakukan dgn dua macam cara yaitu :
1. Sensus adalah cara mengumpulkan data dgn jalan mencatat atau meneliti seluruh elemen yang menjadi objek penelihan. Sensus adalah pencatatan data secara menyeluruh (complete enumeraction) terhadap seluruh elemen & menjadi objek penelitian tanpa pengecualian kumpulan dari seluruh elemen & menjadi objek penelitian itu lazım populasi (universe).
Jadi, pengumpulan data dan mempergunakan cara sensun memiliki objek penelitian berupa populasi.
2. Sampling adalah cara mengumpulkan data dengan Jalan mencatat / meneliti sebagian keul saja dari seluruh elemen yang menjadi objek penelitian (sampel). Dengan kata lain, sampling adalah cara mengumpulkan data dgn mencatat / meneliti sampelnya saja.
Sumber;
Marianne Reynelda Mamondol. Dasar-dasar Statiska. 2021. Surabaya; Scopindo Media Pustaka.
Komentar
Posting Komentar