Cerpen : Takdir Yang Berbisik

Takdir Yang Berbisik karya : Fika Zahrotul Rofi'ah Fajar masih menggantung di ufuk timur kala Liona mengayunkan langkahnya meninggalkan rumah mungil di sudut kampung. Sesekali ia menyeka keringat yang membasahi dahinya. Mentari mulai menampakkan diri, menyorotkan sinarnya yang menyengat. Namun itu tak menghalau Liona untuk terus melangkah. Pekerjaannya di kota sebagai seorang pembantu rumah tangga tak memungkinkannya memiliki waktu luang.  Saat Liona memasuki area perkotaan yang semakin padat, kedengaran dengungan hiruk-pikuk aktivitas manusia. Klakson mobil bersahutan, deru mesin kendaraan bermotor mengiringi setiap tapak kakinya. Liona menghela napas panjang. Ia telah terbiasa dengan semua itu.  Sesampainya di sebuah rumah mewah bergaya modern, Liona mengetuk pintu. Tak berapa lama seorang wanita setengah baya membukakan pintu untuknya. Senyum sumringah menghiasi wajah wanita itu. "Selamat pagi, Non. Seperti biasa, Liona akan membersihkan rumah dulu." Begitulah awal har...

Ilmu Komunikasi

 Ilmu Komunikasi


A. Pengertian Komunikasi

Ibrahim at-Taymi, berpendapat bahwa “seseorang mukmin ketika hendak berbicara, dia berpikir dahulu, jika bermanfaat diucapkan, jika tidak bermanfaat tidak diucapkan, sedangkan orang kafir (durhaka) lisannya mengalir saja”. Komunikasi merupakan tindakan melaksanakan kontak antara pengirim dan penerima, dengan bantuan pesan; pengirim dan penerima memiliki beberapa pengalaman bersama yang memberi arti pada pesan dan simbol yang dikirim oleh pengirim, dan diterima serta ditafsirkan oleh penerima. (Suranto: 2005). Wilbur Schramm sebagaimana dikutip Elly (2007) menegaskan bahwa unsur utama dalam komunikasi mencakup lima unsur utama, yaitu komunikator, pesan, media, komunikan, dan efek. Tidak seluruh definisi dikemukakan di sini, tetapi berdasarkan definisi yang ada di atas dapat diambil pemahaman bahwa: pertama, Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses penyampaian informasi. Dilihat dari sudut pandang ini, kesuksesan komunikasi bergantung pada desain pesan atau informasi dan cara penyampaiannya. Kedua, Komunikasi adalah proses penyampaian gagasan dari seseorang kepada orang lain. pengirim pesan atau komunikator memiliki peran yang paling menentukan dalam keberhasilan komunikasi, sedangkan komunikan atau penerima pesan hanya sebagai objek yang pasif. Ketiga, Komunikasi diartikan sebagai proses penciptaan arti terhadap gagasan atau ide yang disampaikan. Pemahaman ini menempatkan tiga komponen, yaitu pengirim, pesan, dan penerima pesan pada posisi yang seimbang. Proses ini menuntut adanya proses encoding oleh pengirim dan decoding oleh penerima sehingga informasi dapat bermakna. Begitu juga halnya dengan kualitas pembelajaran, sangat dipengaruhi oleh efektif tidaknya komunikasi yang terjadi di dalamnya. Komunikasi efektif dalam pembelajaran kepada peserta didik, di mana peserta didik mampu memahami maksud pesan sesuai dengan tujuan Komunikasi efektif dalam pembelajaran kepada peserta didik, di mana peserta didik mampu memahami maksud pesan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan, sehingga menambah wawasan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menimbulkan perubahan tingkah laku menjadi lebih baik. Guru yang dalam hal ini sebagai komunikator adalah pihak yang paling bertanggung jawab terhadap berlangsungnya komunikasi yang efektif dalam pembelajaran sehingga guru sebagai pengajar dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik agar menghasilkan proses pembelajaran yang efektif. Proses Komunikasi Komunikasi merupakan suatu proses yang melibatkan dua orang atau lebih dan di dalamnya terjadi pertukaran informasi dalam mencapai suatu tujuan tertentu. Komunikasi adalah suatu proses yang dinamis, bukan yang bersifat statis sehingga memerlukan tempat, menghasilkan perubahan dalam usaha mencapai hasil, melibatkan interaksi bersama, serta melibatkan suatu kelompok. Dilihat dari pprosesnya, komunikasi dibedakan atas komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Komunikasi verbal adalah komunikasi dengang menggunakan bahasa, baik bahasa tulis maupun bahasa lisan, sedangkan komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang menggunakan isyarat, gerak-gerik, gambar, lambang, mimik muka, dan sejenisnya. Ketercapaian tujuan merupakan keberhasilan komunikasi. 

B. Elemen-elemen Komunikasi
Di dalam komunikasi terdapat 5 elemen yang terlibat, yaitu sender (pengiriman informasi), receiver (penerima informasi), informasi, feedback dan media.
Kelima komponen tersebut dapat dilihat pada uraian di bawah ini.
a. Komunikator (pengirim pesan) Komunikator merupakan sumber dan pengirim pesan. Kredibilitas komunikator yang membuat komunikan percaya terhadap isi pesan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan komunikasi.
b. Pesan yang disampaikan Pesan harus memiliki daya tarik tersendiri, sesuai dengan kebutuhan penerima pesan, adanya kesamaan pengalaman tentang pesan, dan ada peran dalam memenuhi kebutuhan penerima.
c. Komunikan (penerima pesan) Agar komunikasi bejalan lancar, komunikan harus mampu manafsirkan pesan, sadar bahwa pesan sesuai dengan kebutuhannya, dan harus ada perhatian terhadap pesan yang diterima.
d. Konteks Komunikasi belangsung dalam setting atau lingkungan tertentu. Lingkungan yang kondusif sangat mendukung keberhasilan komunikasi.
e. Sistem penyampaian Sistem penyampaian berkaitan dengan metode dan media. Metode dan media yang digunakan dalam proses komunikasi harus disesuaikan dengan kondisi atau karakteristik penerima pesan. 

Unsur yang paling penting dalam komunikasi bukan sekedar pada apa yang kita tulis atau kita katakan, tetapi pada karakter kita dan bagaimana kita menyampaikan pesan kepada penerima pesan. Jadi syarat utama dalam komunikasi efektif adalah karakter yang kukuh yang dibangun dari integritas pribadi yang kuat. Integritas pribadi menghasilkan kepercayaan dan merupakan dasar jenis deposito yang berat. Integritas merupakan fondasi utama dalam membangun komunikasi yang efektif karena tidak ada persahabatan yang lebih dari sekedar kejujuran (honesty). Kejujuran mengatakan kebenaran atau menyesuaikan realitas dengan kata-kata kita dengan realitas.integritas adalah menyesuaikan realitas dengan kata-kata kita. Integritas bersifat aktif, sedangkan kejujuran besifat pasif. Seorang pendidik akan menjadi faktor yang terus disorot oleh siswa. Oleh karena itu, apabila Anda seorang pendidik diharapkan bisa menjadi teladan yang baik bagi siswa dalam setiap perilakunya. Dengan demikian, proses komunikasi dapat berlangsung satu arah dan dua arah. Komunikasi yang dianggap efektif adalah komunikasi yang menimbulkan arus informasi dua arah, yaitu dengan munculnya feedback dari penerima pesan. Dalam proses komunikasi yang baik akan terjadi tahapan pemaknaan terhadap pesan (meaning) yang akan disampaikan oleh komunikator, kemudian komunikator melakukan proses encoding, yaitu interpretasi atau mempersepsikan makna dari pesan tadi, dan selanjutnya dikirim kepada komunikan melalui channel yang dipilih. Pihak komunikan menerima informasi dari pengirim dengan melakukan proses decoding, yaitu menginterpretasi pesan yang diterima, dan kemudian memahaminya sesuai dengan maksud komunikator. Singkronisasi pemahaman antara komunikan dengan komunikator akan menimbulkan respons yang disebut dengan umpan balik.


Sumber:
Eni Fariyatul Fahyun. TEKNOLOGI, INFORMASI, DAN KOMUNIKASI. 2017. Sidoarjo:UMSIDA Press

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen : Takdir Yang Berbisik

DDPH; Hadis tentang lingkungan pendidikan (keluarga)

Media Pembelajaran: Konsep Dasar Media dan Media Pembelajaran