Cerpen : Takdir Yang Berbisik

Takdir Yang Berbisik karya : Fika Zahrotul Rofi'ah Fajar masih menggantung di ufuk timur kala Liona mengayunkan langkahnya meninggalkan rumah mungil di sudut kampung. Sesekali ia menyeka keringat yang membasahi dahinya. Mentari mulai menampakkan diri, menyorotkan sinarnya yang menyengat. Namun itu tak menghalau Liona untuk terus melangkah. Pekerjaannya di kota sebagai seorang pembantu rumah tangga tak memungkinkannya memiliki waktu luang.  Saat Liona memasuki area perkotaan yang semakin padat, kedengaran dengungan hiruk-pikuk aktivitas manusia. Klakson mobil bersahutan, deru mesin kendaraan bermotor mengiringi setiap tapak kakinya. Liona menghela napas panjang. Ia telah terbiasa dengan semua itu.  Sesampainya di sebuah rumah mewah bergaya modern, Liona mengetuk pintu. Tak berapa lama seorang wanita setengah baya membukakan pintu untuknya. Senyum sumringah menghiasi wajah wanita itu. "Selamat pagi, Non. Seperti biasa, Liona akan membersihkan rumah dulu." Begitulah awal har...

Ilmu Komunikasi; Hambatan-hambatan Komunikasi

 Hambatan-hambatan Komunikasi

HAMBATAN-HAMBATAN PADA KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
Ada dua faktor penting dalam melakukan komunikasi yang efektif. Pertama adalah komunikator mesti menyampaikan informasi secara jelas dan dapat dipahami oleh komunikan. Kedua, komunikan mesti merasakan dan mampu menginterpretasikan relasi pesan secara akurat. Sangat penting untuk mengetahui dan menghindari hambatan-hambatan saat berkomunikasi. Setiap orang pasti punya keterbatasan dan kapasitas untuk mengolah data. Ketika informasi yang kita miliki untuk bekerja diluar keterbatasan kemampuan kita, hasilnya adalah kelebihan beban informasi. Dengan berbagai media komunikasi untuk menjaga masa kini dalam suatu bidang membuat banyak manajer dan professional lain mengeluh dimana mereka merasa terbebani sebab terlalu banyak informasi. Mereka mungkin menempatkannya sampai proses lebih lanjut melampaui situasi. Meskipun demikian, hasilnya adalah hilangnya informasi dan kurangnya komunikasi yang efektif (Ikhsan et al., 2015). Menurut (Kreitner & Kinicki, 2014), ada 3 hambatan dalam berkomunikasi, diantaranya yaitu: Hambatan personal, merupakan setiap atribut pribadi yang menghambat komunikasi. Terdapat Sembilan hambatan personal yang umum ada dan mengakibatkan disinformasi. 1. Variable kemampuan dalam komunikasi secara efektif. Mereka punya kemampuan dalam memakai gerakan tubuh, referensi kosakata, berkomunikasi dalam bentuk ringkasan,dan keahlian dalam membuat orang lain tertarik untuk berkomunikasi dengan kita 2. Variasi dalam bagaimana informasi diproses dan diinterpretasikan. Dari berbagai macam tanggapan seseorang dapat mempengaruhi interpretasi melalui apa yang orang itu dengar dan lihat 3. Variasi dalam kepercayaan antarpribadi. Komunikasi biasanya akan berlawanan saat orang lain tidak yakin dengan apa yang kita sampaikan. Tidak fokus pada informasi apa yang disampaikan serta rendahnya rasa kepercayaan terhadap pesan tersebut mengakibatkan orang menjadi lebih tertutup. 4. Stereotip dan anggapan. Stereotip merupakan menyederhanakan dengan berlebihan terhadap kelompok tertentu. Hal ini merupakan perilaku yang tidak baik karena dapat mengganggu dan mempengaruhi pesan yang mereka sampaikan. 5. Ego yang besar. Ego bisa menimbulkan perselisihan dan mempengaruhi bagaimana kita bersikap kepada orang lain. 6. Kekurangan dalam mendengar. Sungkan untuk melakukan komunikasi kepada orang lain ketika kita beranggapan orang tersebut atau pesan yang disampaikan tidaklah penting, sehingga komunikan tidak mau mendengarkan komunikator. 7. Kecenderungan dalam menilai informasi orang lain. Semua orang memiliki sifat alami untuk menilai informasi secara subjektif berdasarkan kejadian yang pernah dialami. Apalagi bila seseorang memiliki intuisi yang kuat terhadap hal tersebut. 8. Tidak mampunya mendengarkan dengan definisi. Seseorang mesti mendengarkan melalui pengertian; hal ini dapat mempengaruhi keakuratan Anda dalam menyampaikan informasi 9. Komunikasi non-verbal. Komunikasi verbal yang tidak ditambahkan dengan komunikasi non-verbal dapat mempengaruhi makna dan akurasi pesan yang disampaikan Hambatan Fisik: Suara, Waktu, Ruang, dan Lainnya. Ketika berbicara ditempat yang sangat berisik sehingga kita tidak dapat mendengarkan apa yang orang lain katakan, itu merupakan hambatan fisik. Bentuk bangunan yang mengganggu juga merupakan hambatan fisik. Perbedaan waktu daerah, media yang rusak juga termasuk dalam golongan hambatan fisik. Hambatan Semantis: Arti Kata-Kata. Semantis merupakan ilmu mengenai makna kata. Hambatan semantis umumnya terjadi pada organisasi yang punya beragam budaya dan bersifat internasional. Keanekaragaman budaya ini menimbulkan berbagai persepsi, kebiasaan, dan perilaku anggota yang berbeda-beda, sehingga sulit dalam memahami satu sama lain.


SUMBER:
Robert Tua Siregar, dkk, Komunikasi Organisasi, (Bandung: Grup CV. Widina Media Utama, 2021)

Komentar